Dari Lombok Tengah untuk Indonesia: PDAM Raih TOP BUMD Bintang 4

Praya, Nusranews – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Perumda Air Minum Tirta Ardhia Rinjani Kabupaten Lombok Tengah. Perusahaan daerah ini menjadi satu-satunya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Nusa Tenggara Barat yang berhasil meraih penghargaan TOP BUMD Bintang 4 dalam ajang TOP BUMD Awards 2026.

Penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business bekerja sama dengan MSI Group tersebut digelar di Hotel Raffles, kawasan Kuningan, Jakarta Pusat. Tidak hanya itu, Perumda Air Minum Tirta Ardhia Rinjani juga sukses memborong penghargaan lain, yakni TOP CEO BUMD yang diberikan kepada Direktur Utama Bambang Supratomo, serta TOP Pembina BUMD yang dianugerahkan kepada Bupati Lombok Tengah.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Ardhia Rinjani, Bambang Supratomo, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh elemen di internal perusahaan. Ia menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari kontribusi Dewan Pengawas, jajaran Direksi, hingga seluruh pegawai yang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat.

Menurutnya, komitmen perusahaan ke depan akan difokuskan pada penguatan infrastruktur layanan, termasuk pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang ditargetkan mampu memperluas jangkauan pelayanan. Wilayah yang akan mendapatkan manfaat peningkatan layanan tersebut meliputi Kecamatan Pringgarata, Jonggat, Praya Barat Daya, hingga sebagian wilayah Praya.

Selain itu, optimalisasi sumber air yang telah tersedia juga menjadi strategi utama untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Bambang menekankan bahwa penghargaan ini bukanlah titik akhir, melainkan pemicu semangat bagi seluruh jajaran untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Prinsip kami sederhana, kinerja hari ini harus lebih baik dari hari kemarin,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Dewan Juri TOP BUMD Awards 2026, Prof. Dr. Joehermansyah Djohan, menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara independen dan profesional dengan standar yang ketat. Dari total 248 BUMD dan BLUD yang mengikuti seleksi, hanya 150 yang berhasil lolos ke tahap akhir.

Ia mengungkapkan bahwa terdapat empat indikator utama dalam penilaian, yaitu kinerja bisnis yang sehat dan berkelanjutan, inovasi dan perbaikan berkelanjutan, kontribusi terhadap pembangunan daerah, serta peran strategis BUMD dalam mendukung perekonomian.

Menurutnya, ajang ini diharapkan mampu mendorong BUMD di seluruh Indonesia untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas tata kelola, sehingga dapat naik kelas dari bintang 3 ke bintang 4, bahkan hingga mencapai bintang 5.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *