Gerung, Nusranews — Bagi masyarakat pelosok, tibanya Hari Raya Idul Adha selalu membawa harapan baru untuk bisa menikmati kebersamaan di meja makan. Harapan itulah yang coba dirawat oleh tokoh masyarakat Lombok Barat, Haji Lalu Daryadi—atau yang karib ditelinga warga dengan sapaan Miq Tuan Dar.
Pada Rabu (27/05/2026), kepedulian nyata itu mendarat di Dusun Mendagi, Desa Beleke, Kecamatan Gerung. Satu ekor sapi qurban diserahkan langsung untuk memastikan warga dusun setempat tidak kehilangan momentum sukacita di hari raya yang sakral ini.
Aksi sosial ini bukan sekadar rutinitas membagikan hewan ternak. Di balik penyerahan tersebut, ada pesan mendalam tentang solidaritas kemanusiaan yang konsisten dirawat oleh keluarga besar Gedeng Beleq.
Muhaddisin, yang hadir mewakili keluarga Gedeng Beleq, mengungkapkan bahwa langkah yang diambil oleh Miq Tuan Dar didasari oleh rasa syukur yang mendalam atas segala nikmat, yang kemudian diwujudkan dengan cara berbagi langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, esensi sejati dari berkurban bukanlah tentang seberapa besar hewan yang disembelih, melainkan tentang ketulusan untuk meruntuhkan sekat sosial dan menyebarkan kebahagiaan secara merata.
“Bantuan yang diberikan oleh Miq Tuan Dar ini bertujuan untuk memberikan kebahagiaan bagi masyarakat, agar kita semua bisa bersama-sama menikmati keberkahan Hari Raya Qurban tahun ini,” ungkap Muhaddisin saat memberikan keterangan.
Melalui satu ekor sapi ini, warga Dusun Mendagi kini tidak hanya bersiap menyambut hari raya dengan hidangan yang layak, tetapi juga dengan rasa hangat bahwa di tengah perjuangan hidup, mereka memiliki sosok pemimpin informal yang peduli dan selalu mengingat keberadaan mereka.
