Jakarta, Nusranews – Laporan dari The Athletic mengungkapkan bahwa FIFA kembali menolak proposal pemindahan lokasi pertandingan Tim Nasional Iran dari Amerika Serikat ke Meksiko dalam ajang Piala Dunia FIFA 2026.
Penolakan ini menegaskan konsistensi FIFA dalam mempertahankan skema penyelenggaraan yang telah ditetapkan sebelumnya. Presiden FIFA, Gianni Infantino, bahkan menegaskan bahwa pihaknya tidak menyiapkan alternatif lain terkait partisipasi Iran.
“Kami ingin Iran bermain di Piala Dunia. Tidak ada Rencana B, C, atau D, hanya Rencana A,” tegas Infantino dalam wawancara dengan N+ Univision.
Sikap tersebut selaras dengan pengumuman resmi FIFA beberapa waktu lalu yang memastikan tidak akan ada perubahan terhadap jadwal Piala Dunia 2026. Jadwal tersebut telah ditetapkan sejak proses pengundian pada Desember 2025 dan menjadi acuan tetap bagi seluruh peserta.
Di sisi lain, Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, kembali menegaskan posisi negaranya. Ia menyebut Iran tetap menolak bermain di Amerika Serikat, namun tidak berniat menarik diri dari turnamen.
Iran juga tetap mengajukan permintaan kepada FIFA agar pertandingan mereka dipindahkan ke Meksiko sebagai bentuk kompromi atas situasi yang ada.
Perkembangan ini memunculkan spekulasi terkait kemungkinan perubahan komposisi peserta. Media Argentina Diario Ole melaporkan bahwa jika Iran memutuskan mundur, peluang dapat terbuka bagi Tim Nasional Italia untuk tampil di Piala Dunia 2026 melalui mekanisme wildcard.
“Tujuan FIFA adalah untuk menentukan secara kompetitif tim mana yang layak mengisi posisi kosong Iran, atau mereka juga bisa memilih Italia berdasarkan peringkat FIFA mereka yang tinggi,” tulis Diario Ole.
Italia sendiri saat ini berada di peringkat ke-12 FIFA, tertinggi di antara tim yang gagal lolos, setelah tersingkir di babak play-off zona Eropa.
Sementara itu, dari kawasan Asia, Tim Nasional Irak telah memastikan tiket ke putaran final melalui jalur play-off antarbenua. Namun, belum ada kepastian bahwa slot potensial dari Iran akan otomatis diberikan kepada tim Asia lainnya, termasuk Tim Nasional Uni Emirat Arab yang sempat disebut dalam berbagai spekulasi.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga menegaskan bahwa hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Iran terkait kemungkinan pengunduran diri.
Sekretaris Jenderal AFC, Windsor Paul John, menyatakan:
“Jika Iran tidak berpartisipasi, Federasi Sepak Bola Iran yang akan memberi tahu AFC dan FIFA, tetapi sejauh ini kami belum menerima informasi apa pun mengenai masalah ini,” ujarnya.
Dengan belum adanya keputusan final dari Iran, dinamika ini masih terus berkembang. FIFA pun diperkirakan akan tetap menunggu kepastian resmi sebelum mengambil langkah lebih lanjut terkait kemungkinan perubahan peserta Piala Dunia 2026.
