Ketegangan AS-Iran Memanas, China Serukan Penghentian Kekerasan

Jakarta, Nusranews — Pemerintah China memperingatkan bahwa kawasan Timur Tengah berisiko terjebak dalam “lingkaran setan” apabila konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran terus berlanjut tanpa penyelesaian.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyampaikan bahwa situasi di Timur Tengah sangat rentan berubah menjadi kekacauan jika operasi militer tidak segera dihentikan. Ia pun mendorong semua pihak yang terlibat konflik untuk menempuh jalur dialog.

“Jika permusuhan terus meningkat dan situasi semakin memburuk, seluruh kawasan akan terjerumus ke dalam kekacauan,” ucap Lin dalam konferensi pers, Senin (23/03), seperti dikutip Reuters.

“Penggunaan kekerasan cuma akan mengakibatkan terciptanya lingkaran setan,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut muncul sebagai respons atas pertanyaan mengenai tekanan yang diberikan oleh Amerika Serikat terhadap Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.

Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya mengeluarkan ultimatum kepada Iran agar segera membuka jalur strategis tersebut dalam waktu 48 jam. Jika tidak, ia mengancam akan menyerang fasilitas penting di negara tersebut.

“Jika Iran tidak SEPENUHNYA MEMBUKA, TANPA ANCAMAN, Selat Hormuz dalam 48 JAM sejak saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai PEMBANGKIT LISTRIK mereka, DIMULAI DARI YANG TERBESAR!” tulis Trump di media sosial Truth Social.

Menanggapi hal itu, Dewan Pertahanan Iran menyatakan bahwa kapal dari negara yang dianggap “non-agresif” hanya dapat melintasi Selat Hormuz dengan koordinasi bersama Teheran.

Sementara itu, militer Iran menegaskan kesiapan untuk menutup Selat Hormuz tanpa batas waktu serta menyerang infrastruktur di kawasan apabila ultimatum dari AS benar-benar direalisasikan.

Sumber: CNN Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *