Menuju Porprov 2026, Pelatda Lombok Tengah Tingkatkan SDM Pengelola Data Atlet

Praya, Nusranews — Satuan Pelaksana (Satlak) Pelatda Porprov NTB 2026 Kabupaten Lombok Tengah menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi operator aplikasi Sporta. Kegiatan tersebut berlangsung di Lesehan 33 Praya, Selasa (17/03), dan diikuti oleh 44 peserta yang merupakan operator dari berbagai cabang olahraga (cabor) dalam kontingen Pelatda 2026.

Pelaksanaan Bimtek ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam pengelolaan data atlet, pelatih, serta pelaporan perkembangan program latihan tiap cabang olahraga. Seluruh proses tersebut dilakukan secara terintegrasi melalui aplikasi Sporta guna memastikan akurasi data serta efektivitas monitoring dan evaluasi program Pelatda menuju Porprov NTB 2026.

Ketua Satlak Pelatda Lombok Tengah, Samsul Rizal, dalam sambutannya saat pembukaan menekankan pentingnya peran operator dalam mendukung keberhasilan program pembinaan atlet. Ia menyebut, kesuksesan Pelatda tidak hanya ditentukan oleh latihan di lapangan, tetapi juga oleh pengelolaan data yang akurat dan sistematis.

“Bimtek ini bukan sekadar pelatihan teknis penggunaan aplikasi, tetapi merupakan fondasi penting dalam membangun sistem informasi olahraga yang akuntabel dan berkelanjutan. Melalui aplikasi Sporta, kita dapat memantau perkembangan atlet secara real-time, mengidentifikasi kendala yang dihadapi di setiap cabang olahraga, serta mengambil langkah strategis berbasis data untuk mencapai target prestasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Samsul Rizal mengingatkan bahwa setiap operator memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan data yang diinput valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal tersebut dinilai krusial sebagai dasar pengambilan kebijakan oleh Satlak dalam mengoptimalkan program Pelatda Tastura Juara.

Materi yang disampaikan dalam Bimtek meliputi teknik penginputan data atlet, pelatih, dan ofisial, penyusunan laporan perkembangan latihan, hingga pemanfaatan fitur aplikasi Sporta untuk kebutuhan monitoring dan evaluasi. Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti praktik langsung serta sesi diskusi untuk memperdalam pemahaman.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan dalam mempersiapkan atlet dari masing-masing cabang olahraga yang akan berlaga pada Porprov NTB 2026.

“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh operator cabor mampu menjalankan tugasnya secara profesional dan konsisten, sehingga data yang dihasilkan benar-benar menjadi instrumen penting dalam mendukung pencapaian target 2 atau 3 besar pada Porprov NTB 2026.”, terangnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari tersebut berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Hal ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong Lombok Tengah menjadi daerah yang berprestasi di bidang olahraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *