Jakarta, Nusranews – Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk membangun iklim investasi yang kompetitif dan menarik di Indonesia. Hal tersebut ia sampaikan dalam Gala Iftar Business Summit yang digelar di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/02).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa dirinya memiliki pengalaman langsung sebagai investor sebelum terjun penuh ke dunia politik.
“Setelah militer, saya terjun ke dunia bisnis. Saya juga berbisnis di negara-negara di luar Indonesia. Jadi, saya tahu dan memiliki pengalaman menjadi investor asing,” kata Prabowo.
Ia menambahkan, “Jadi, kami memahami kekhawatiran korporasi dan bisnis asing.”
Menurutnya, pengalaman tersebut membuatnya memahami pertimbangan dan kecemasan yang kerap muncul di kalangan pelaku usaha internasional sebelum menanamkan modal di suatu negara.
Prabowo juga mengungkapkan bahwa selama berbisnis, ia menjalin hubungan baik dengan sejumlah pebisnis di Amerika Serikat. Ia bahkan pernah melakukan kerja sama bisnis di Kazakhstan dan Azerbaijan. Dalam pidatonya, ia menyebut salah satu koleganya, Wayne W. Eckerson.
“Dan saya rasa saya bangga bisa mengatakan bahwa saya memiliki teman-teman di sini, teman-teman lama, bukan? Seperti Bapak Eckerson, kita sudah berteman selama berapa dekade?” ucap Prabowo.
Ia menilai Eckerson sebagai sosok yang memahami komitmennya dalam menjalankan kesepakatan bisnis.
Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen memberikan perlindungan kepada investor asing yang berkontribusi dalam pembangunan nasional.
“Bagaimana kami melindungi tamu asing kami, bagaimana kami menjunjung tinggi kesucian kontrak dan kesepakatan. Saya rasa ini akan membuktikan tradisi orang Indonesia yang menyambut orang asing sebagai tamu. Itulah tradisi kami,” jelas Prabowo.
Ia menambahkan bahwa dalam tradisi Indonesia, tamu memiliki posisi yang harus dihormati dan dijaga.
“Kami boleh saja bertengkar di antara sesama kami, tetapi bagi kami, tamu asing atau tamu dalam tradisi kami harus dilindungi dan dihargai,” tandasnya.
Melalui pernyataan tersebut, Prabowo menegaskan pesan bahwa Indonesia siap menjadi mitra investasi yang dapat dipercaya, dengan kepastian hukum serta komitmen kuat dalam menjaga kepercayaan investor global.
