Jakarta, Nusranews – Presiden RI Prabowo Subianto meminta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung program Kampung Nelayan. Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/02).
Brian mengungkapkan bahwa dirinya mendapat arahan untuk memastikan kesiapan SDM yang sesuai dengan kebutuhan program yang akan dijalankan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
“Saya diminta memastikan SDM kita mampu dan sesuai dengan kebutuhan yang akan dijalankan oleh Menteri KKP,” ujar Brian usai rapat.
Ia menyebutkan bahwa dalam pertemuan tersebut pembahasan mengenai Kampung Nelayan dilakukan secara umum. Brian juga enggan membeberkan secara rinci isi rapat karena hal tersebut merupakan kewenangan KKP.
“Tadi lebih banyak umum saja. Jadi, KKP itu kan nanti akan banyak, kampung nelayan, kemudian juga ada Jaladri,” ucapnya.
Brian menegaskan peran Kemendiktisaintek dalam program tersebut difokuskan pada penyediaan SDM yang dibutuhkan apabila industri perikanan di kawasan Kampung Nelayan mulai beroperasi.
“Tadi saya hanya bagian mempersiapkan SDM-SDM karena nanti akan banyak dibuka apa, industri-industri perikanan,” ujarnya.
Secara terpisah, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa pembangunan Kampung Nelayan telah mencapai sekitar 50 persen pada tahap pertama. Ia mengatakan, hingga saat ini telah terbangun 65 titik Kampung Nelayan.
“Progres sudah 50 persen dari tahap 1 dan mudah-mudahan bisa segera selesai,” kata Trenggono usai rapat dengan Presiden RI.
