Riding Sambil Berbagi, Bhayangkara Riding Day 2026 Dukung Bau Nyale

Praya, Nusranews — Kegiatan Bhayangkara Riding Day 2026 yang akan digelar Polres Lombok Tengah pada Sabtu, 7 Februari 2026, bukan sekadar ajang touring komunitas motor. Lebih dari itu, kegiatan ini dikemas sebagai ruang kolaboratif yang menggabungkan hobi otomotif, promosi pariwisata, serta kepedulian sosial guna mendukung suksesnya Festival Bau Nyale 2026.

Dengan mengambil rute dari Bandara Eks Selaparang menuju Kuta Mandalika, Bhayangkara Riding Day menjadi sarana promosi visual keindahan Lombok Tengah. Rute tersebut sekaligus merepresentasikan dukungan Polri terhadap pengembangan destinasi wisata unggulan yang menjadi kebanggaan daerah.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang kreatif dan positif.

“Bhayangkara Riding Day tidak hanya soal riding. Ini tentang kebersamaan, promosi pariwisata, dan kepedulian sosial. Polri ingin ikut berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi dan budaya daerah,” ujar Kapolres, Sabtu (31/1/2026).

Antusiasme terhadap kegiatan ini juga meningkat dengan dijadwalkannya kehadiran selebgram nasional Sintia Mariska, yang akan turut ambil bagian dalam riding serta berinteraksi langsung dengan para peserta. Kehadiran figur publik tersebut diharapkan mampu menarik minat generasi muda dan memperluas publikasi Festival Bau Nyale hingga ke tingkat nasional melalui media sosial.

Tidak hanya berorientasi pada hiburan dan promosi wisata, Bhayangkara Riding Day 2026 juga memuat unsur aksi kemanusiaan. Panitia membuka penggalangan donasi bagi korban bencana alam di Lombok dan Sumatra. Setiap peserta yang berdonasi sebesar Rp100.000 akan memperoleh kupon undian dengan berbagai hadiah menarik.

Kapolres menegaskan bahwa seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan sepenuhnya kepada para korban bencana alam sebagai wujud solidaritas dan kepedulian bersama.

“Kami ingin kegiatan ini memberi dampak nyata. Selain mendukung pariwisata dan budaya, Bhayangkara Riding Day juga menjadi wadah untuk berbagi kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” jelasnya.

Melalui Bhayangkara Riding Day 2026, Polres Lombok Tengah berharap sinergi antara Polri, komunitas motor, dan masyarakat dapat terus terjalin, sekaligus menjadikan Festival Bau Nyale sebagai momentum persatuan, kepedulian sosial, dan kebanggaan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *