Jakarta, Nusranews — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto merampungkan kunjungan kerja ke tiga negara Eropa, yakni Inggris, Swiss, dan Prancis, dengan membawa sejumlah capaian strategis di bidang investasi, pendidikan, ekonomi, dan diplomasi global. Kepala Negara tiba kembali di Indonesia pada Sabtu (24/1).
Kedatangan Presiden Prabowo di tanah air disambut oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden tiba pada Sabtu sore menjelang malam menggunakan pesawat maskapai nasional Garuda Indonesia setelah menyelesaikan seluruh agenda kunjungan luar negeri.
“Sore menjelang malam, 24 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto tiba kembali di tanah air usai merampungkan rangkaian kunjungan kerja ke tiga negara,” ujar Teddy melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet.
Salah satu hasil utama lawatan tersebut adalah kesepakatan investasi strategis di sektor maritim antara Indonesia dan Inggris dengan nilai mencapai 4 miliar pound sterling atau setara sekitar Rp90 triliun.
“Yang pertama adalah komitmen investasi sebesar 4 miliar pound sterling atau sekitar Rp90 triliun,” kata Teddy.
Berdasarkan keterangan resmi Pemerintah Inggris, kerja sama tersebut merupakan bagian dari Maritime Partnership Programme (MPP) yang disepakati kedua negara pada November 2025. Program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, stabilitas kawasan, serta menciptakan lapangan kerja di kedua negara.
Dalam kerja sama tersebut, Indonesia dan Inggris menyepakati pembangunan 1.582 kapal ikan yang seluruh proses produksinya akan dilakukan di dalam negeri. Proyek ini diproyeksikan menyerap hingga 600.000 tenaga kerja.
Rinciannya, sekitar 30.000 lapangan kerja dialokasikan untuk awak kapal, sekitar 400.000 tenaga kerja dibutuhkan dalam proses produksi kapal, serta sekitar 170.000 lapangan kerja lainnya tercipta dari efek pengganda di sektor pendukung.
Di bidang pendidikan, Indonesia juga menjalin kemitraan dengan 24 universitas terkemuka di Inggris Raya yang tergabung dalam Russell Group. Kerja sama tersebut mencakup rencana pembangunan universitas di Indonesia serta pengembangan pendidikan kedokteran dan bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
Pada tataran diplomasi internasional, Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace (BOP) sebagai bagian dari upaya mendorong penyelesaian konflik di Gaza, Palestina. Keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut dinilai memperkuat peran aktif negara dalam isu perdamaian global.
Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan konsep ekonomi nasional bertajuk “Prabowonomics” dalam forum World Economic Forum (WEF) 2026 yang digelar di Davos, Swiss.
Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Eropa juga menghasilkan peningkatan kerja sama konkret dengan Pemerintah Prancis di berbagai sektor strategis. Capaian tersebut dinilai semakin memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi dan diplomasi global.
