Mataram, Nusranews – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Lalu Muhamad Iqbal, telah menerima hasil seleksi terbuka untuk 13 jabatan eselon II di lingkup Pemerintah Provinsi NTB pada Kamis, 26 Maret 2026.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Tri Budiprayitno, menyampaikan bahwa seluruh hasil seleksi telah diserahkan oleh tim panitia seleksi (Pansel) kepada gubernur.
“Tim Pansel sudah menyerahkan seluruh nama-nama hasil seleksi kemarin,” ujarnya saat ditemui di Kantor Gubernur NTB, Kamis, (26/03).
Ia menjelaskan, seluruh nama peserta yang mengikuti seleksi telah disusun berdasarkan peringkat nilai yang diperoleh dari proses penilaian oleh tim Pansel bersama Asesmen Center Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Tim Pansel menyerahkan semua nama yang ikut seleksi, tapi dalam daftar itu, sudah ada tiga nama dengan nilai tertinggi,” lanjutnya.
Dari tiga besar kandidat pada masing-masing jabatan, gubernur selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) akan memilih satu nama untuk diajukan ke BKN guna mendapatkan persetujuan teknis (pertek) sebelum dilakukan pelantikan.
“Setelah mendapat pertek, baru pelantikan,” ucapnya.
Diketahui, sebanyak 114 pejabat dinyatakan lolos seleksi administrasi untuk mengisi 13 jabatan eselon II tersebut. Salah satu posisi dengan jumlah pendaftar terbanyak adalah Wakil Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian di RSUD NTB yang diikuti oleh 18 peserta.
Beberapa nama yang mengikuti seleksi pada posisi tersebut antara lain Edi Ramlan, Firman, I Nengah Indrawijaya Negara, I Putu Artawan Prayoga, Irwan Jaya, dr. Laily Indrayanti Yusuf, Muhamad Erwan, Najib, Niken Arumdati, Ni Luh Ester, Yutiasih, Sobri, Syamsul Irawan, Syarif Hidayatullah, Tej Nafillah, Tuti Herawati, Wahyu Hidayat, dr. Wiwik Nurlaela, dan Yahya Ulumuddin.
Sementara itu, jabatan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan diikuti oleh 14 peserta, di antaranya Agus Hidayatulloh, Ardhan Ryswari, Aryanti Dwyani, Bowo Susatyo, Dadang Erawan, Dewi Ritawati, I Wayan Sunanta, Iwan Setiawan, Lalu Majemuk, Lalu Wiranata, Muhammad Fauzan, Najib, Nina Triana, serta Syamsul Irawan.
Pada Dinas Kebudayaan, sejumlah nama yang lolos seleksi di antaranya Ahmad Masfu, Chandra Aprinova, Eva Sofia Sari, Hairuddin, I Made Gede Yasa, Khalik Saifullah, Lalu Achmad Sukarman, Lalu Fatanah, Muhamad Ihwan, Mulki, dan Nuriadi.
Untuk posisi di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, peserta yang lolos antara lain Ahmad Fathoni, Burhan, Dadan Kuswardhana, Didik Mahmud Gunawan Hadi, Karim Marasabessy, Mulki, Samsyiah Samad, Sudirman, Supardiono, serta Tunggul Wiyatno.
Adapun posisi Direktur RSUD NTB diikuti oleh enam peserta, yaitu Asrul Sani, Emirald Isfihan, Firman, Rudi Febrianto, Suriyadi, dan Wahyu Nur Chalamsyah Setiawan.
Sementara itu, untuk Wakil Direktur Umum dan Operasional RSUD, terdapat Abdullah, Afifuddin, Edi Ramlan, Erick Widodo, Himmiatul Amanah, serta Srianingsih.
Sedangkan pada posisi Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUD, nama-nama yang lolos seleksi di antaranya Abdullah, Afifuddin, Ardhan Ryswari, Baiq Nelly Kusumawati Ma’ruf, Bowo Susatyo, Lalu Jamiri, Mohammad Akhwan, Ng Phi Shi, Ni Luh Ester Yutiasih, serta Ricka Maharani.
Pada sektor pertanian, posisi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan diikuti oleh Ahmad Fathoni, Lalu Mirza Amir Hamzah Bapuangan, Mahjulan, Muhammad Yasin, Sudirman, Sugiarta, Taufik, serta Yuni Kurniati Maesarah.
Untuk jabatan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, peserta yang lolos antara lain Dedy Rosadi, Eva Sofia Sari, Hasni, dan Syamsul Hadi.
Di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman, terdapat Agus Hidayatulloh, Ilham Ardiansyah, Lalu Kusuma Wijaya, serta Muhammad Abduh.
Sementara itu, pada posisi Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), nama-nama yang lolos seleksi meliputi Ahmad Masfu, Amir, Chandra Aprinova, Khalik Saifullah, Lalu Abdurrahim, Lalu Majemuk, Masyhuri, Mohammad Akhwan, Muhammad Fauzan, M Zuhudy Kadran, Syarif Hidayatullah, serta Yuni Kurniati Maesarah.
Terakhir, untuk posisi Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan pada Sekretariat Daerah, peserta yang lolos seleksi antara lain Charisma Putra, Dadang Fajar, I Made Gede Yasa, Wahyu Hidayat, serta Yus Harudian Putra.
Saat ini, seluruh proses seleksi telah memasuki tahap akhir, dan publik menantikan keputusan gubernur dalam menentukan pejabat definitif yang akan mengisi posisi strategis tersebut.
