Praya, Nusranews – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah resmi meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai bentuk komitmen mendukung sinergi nasional dalam penanganan persoalan sampah.
Peluncuran gerakan tersebut dipusatkan di Pantai Tanjung Aan, salah satu destinasi wisata unggulan yang juga menjadi kawasan strategis dengan tantangan pengelolaan sampah cukup serius, Jumat (13/02).
Gerakan Indonesia ASRI merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia beberapa waktu lalu.
Program ini dijadwalkan berlangsung setiap Jumat pada minggu ketiga tiap bulan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), pelajar, mahasiswa, hingga TNI dan Polri.
“Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” kata Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri di Pantai Tanjung Aan, Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah.
Pada kegiatan perdana, ratusan peserta terjun langsung membersihkan kawasan pesisir Pantai Tanjung Aan, terutama dari sampah plastik yang berisiko merusak ekosistem laut serta menurunkan kualitas destinasi wisata.
Aksi tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya gerakan kolektif yang akan dilaksanakan secara rutin di sejumlah titik strategis lainnya di Lombok Tengah.
Bupati Pathul menegaskan bahwa peluncuran Gerakan Indonesia ASRI merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan Presiden Republik Indonesia terkait pengendalian sampah dan pelestarian lingkungan.
“Gerakan Indonesia ASRI bukan hanya tentang kebersihan, tetapi tentang membangun kesadaran bersama untuk menjaga kesehatan lingkungan dan kelestarian alam bagi generasi mendatang,” tegas Bupati Pathul.
Ia mengajak seluruh masyarakat Gumi Tatas Tuhu Trasna untuk menjadikan gerakan tersebut sebagai budaya bersama, bukan sekadar kegiatan seremonial semata.
Menurutnya, perubahan besar dalam pengelolaan sampah harus diawali dari kebiasaan sederhana di lingkungan individu maupun keluarga.
Partisipasi TNI dan Polri dalam kegiatan itu juga dinilai memperkuat semangat gotong royong sekaligus menjadi sarana edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara bertanggung jawab.
Melalui Gerakan Indonesia ASRI, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berharap tercipta gerakan berkelanjutan yang mampu mendorong perubahan signifikan.
“Serta berkontribusi pada upaya nasional mewujudkan Indonesia yang bersih dan lestari,” tutup Bupati Pathul.
