Praya, Nusranews – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengundang puluhan investor, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk menghadiri puncak perayaan Bau Nyale 2026. Kehadiran para investor tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan realisasi investasi, khususnya di sektor pariwisata.
Para investor yang diundang berasal dari beragam bidang usaha, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga sektor konsumsi. Momentum event budaya tahunan Bau Nyale dimanfaatkan pemerintah daerah sebagai ajang promosi potensi daerah sekaligus sarana meyakinkan investor akan prospek investasi di Lombok Tengah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, Lalu Wiranata, menyampaikan bahwa Bau Nyale merupakan momen strategis untuk memperkenalkan daya tarik pariwisata Lombok Tengah secara langsung kepada calon investor.
Menurutnya, melalui event berskala besar yang menghadirkan ribuan wisatawan tersebut, pemerintah ingin menunjukkan bahwa Lombok Tengah merupakan daerah yang aman, ramai, dan memiliki tingkat kunjungan wisatawan yang tinggi.
“Melalui event Bau Nyale ini kami ingin memperlihatkan bahwa Lombok Tengah aman, ramai, dan memiliki jumlah wisatawan yang besar. Kegiatan seperti ini sangat tepat untuk mengundang investor agar mereka yakin potensi pariwisata di sini menjanjikan, sehingga tertarik membangun hotel maupun usaha lainnya,” ujar Wiranata, Rabu (04/02).
Ia menambahkan, apabila terdapat investor yang menyatakan minat untuk berinvestasi, pemerintah daerah akan memberikan pendampingan dan fasilitasi melalui dinas terkait agar proses investasi berjalan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Selain memanfaatkan event Bau Nyale, Wiranata menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah juga terus melakukan berbagai upaya lain untuk menarik lebih banyak investor, guna mendukung pengembangan sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Sebagai informasi, perayaan Bau Nyale 2026 akan digelar secara serentak pada 7–8 Februari 2026 di empat lokasi pantai. Pantai Seger ditetapkan sebagai pusat kegiatan utama, sementara lokasi lainnya meliputi Pantai Selong Belanak, Pantai Torok Aik Belek, serta kawasan Teluk Awang.
