Praya, Nusranews – Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah, menghadiri agenda penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Regional Bali–Nusa Tenggara Barat (NTB)–Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlangsung di kawasan The Golo Mori, Manggarai Barat, NTT, Rabu (28/1/2026).
Penandatanganan PKS oleh tiga gubernur tersebut menandai dimulainya tahap implementasi konkret kerja sama antarprovinsi yang difokuskan pada penguatan konektivitas kawasan serta pengembangan potensi bersama, khususnya di sektor pariwisata, perdagangan, dan perhubungan.
Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah, menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan langsung Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah terhadap terwujudnya kerja sama strategis regional tersebut.
“Ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan wilayah. Komitmen itu ditunjukkan melalui keterlibatan kepala daerah dalam kerja sama regional Bali, NTB, dan NTT,” ujar Nursiah, Jumat (30/1/2026).
Ia menegaskan, Lombok Tengah sebagai daerah penyangga utama sektor pariwisata NTB, terutama melalui Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, siap berperan aktif dalam mendukung konektivitas transportasi laut dan udara yang menghubungkan Bali dan NTT.
Menurutnya, Lombok Tengah memiliki beragam potensi strategis yang dapat dioptimalkan guna menyukseskan kerja sama tersebut, mulai dari pariwisata, perdagangan, hingga sektor perhubungan.
“Kami telah melakukan sejumlah persiapan. Potensi Lombok Tengah sangat besar dan siap dikembangkan untuk menopang kerja sama ini. Ke depan akan dilakukan rapat internal, sehingga saat pembahasan di tingkat provinsi, potensi daerah dapat disampaikan langsung kepada gubernur,” jelasnya.
Terkait rencana pembangunan dermaga yang menghubungkan Mandalika dengan Labuan Bajo, Nursiah menyebutkan bahwa kewenangan tersebut berada di tingkat pemerintah provinsi. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menyatakan kesiapan penuh untuk memberikan dukungan.
“Pembangunan dermaga Mandalika–Labuan Bajo merupakan kewenangan provinsi, namun kami siap mendukung kebijakan tersebut,” tegasnya.
Diketahui, kerja sama regional Bali–NTB–NTT telah melalui sejumlah tahapan pertemuan sebelumnya, dimulai dari Bali, dilanjutkan di NTB, dan diakhiri dengan penandatanganan PKS di NTT. Kegiatan tersebut dihadiri oleh tiga gubernur serta sejumlah pejabat penting dari masing-masing daerah.
