Dukung Pembentukan Polisi Pariwisata, KNPI NTB Siap Kawal Keamanan Destinasi

Mataram, Nusranews – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Nusa Tenggara Barat (NTB), Daud Gerung, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, yang mengusulkan pembentukan Polisi Pariwisata untuk memperkuat sistem pengamanan di kawasan wisata, khususnya di wilayah selatan NTB.

Menurut Daud, gagasan tersebut merupakan langkah strategis dan responsif terhadap persoalan keamanan yang belakangan kerap terjadi di sejumlah destinasi wisata, seperti pencurian kabel lampu jalan, baterai, dan komponen penerangan lainnya.

“Keamanan adalah fondasi utama dalam pembangunan pariwisata. Kami di KNPI NTB mendukung penuh inisiatif Gubernur untuk membentuk Polisi Pariwisata sebagai solusi konkret menjaga kenyamanan dan keselamatan wisatawan,” ujar Daud di Mataram, Minggu (23/02).

Ia menilai, kawasan selatan NTB yang tengah berkembang pesat sebagai destinasi unggulan memang membutuhkan sistem pengamanan yang lebih terstruktur dan terintegrasi. Tanpa jaminan keamanan, kata dia, pertumbuhan sektor pariwisata bisa terhambat dan berdampak pada citra daerah.

Daud juga menekankan bahwa pembentukan Polisi Pariwisata tidak hanya soal penindakan, tetapi juga upaya preventif dan edukatif kepada masyarakat sekitar destinasi wisata.

“Pendekatan keamanan harus dibarengi dengan pemberdayaan masyarakat. Anak-anak muda di sekitar kawasan wisata bisa dilibatkan sebagai mitra sadar wisata dan pengawas sosial. Ini akan memperkuat rasa memiliki terhadap fasilitas publik,” jelasnya.

KNPI NTB, lanjut Daud, siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi NTB dan jajaran kepolisian daerah untuk mendukung kebijakan tersebut, termasuk melalui edukasi kepemudaan, kampanye sadar wisata, hingga pelibatan relawan pemuda dalam menjaga lingkungan destinasi.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan tiga pilar pembangunan NTB—pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata—sangat bergantung pada stabilitas keamanan.

“Pariwisata adalah etalase daerah. Jika wisatawan merasa aman dan nyaman, maka dampak ekonominya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, kami mendukung penuh langkah progresif Gubernur NTB,” tegasnya.

Dengan adanya dukungan dari berbagai elemen, termasuk organisasi kepemudaan, diharapkan pembentukan Polisi Pariwisata dapat segera direalisasikan sebagai bagian dari penguatan ekosistem pariwisata NTB yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *