Dari Sekolah untuk Demokrasi: Bawaslu Lombok Tengah Sosialisasi Pengawasan Partisipatif

Praya, Nusranews – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lombok Tengah terus mengintensifkan upaya penguatan pengawasan partisipatif dengan menyasar kalangan pelajar. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif yang dilaksanakan di MAN 3 Lombok Tengah, Kecamatan Pujut, Rabu (21/01).

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan siswa yang merupakan calon pemilih pemula pada pemilu mendatang. Hadir sebagai pemateri Ketua Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Fauzan Hadi, didampingi jajaran pimpinan serta staf sekretariat Bawaslu Lombok Tengah.

Dalam pemaparannya, Lalu Fauzan Hadi menjelaskan tugas dan fungsi tiga lembaga penyelenggara pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Ia menekankan pentingnya pemahaman sejak dini bagi pelajar agar mampu membedakan peran masing-masing lembaga dalam menjaga integritas pemilu.

“Pemilu yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat, termasuk para pemilih pemula. Pelajar hari ini adalah penentu arah demokrasi ke depan,” ujar Fauzan Hadi.

Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam pengawasan partisipatif menjadi langkah strategis untuk mencegah berbagai bentuk pelanggaran pemilu sejak dini, terutama yang kerap terjadi di lingkungan sekitar dan ruang digital.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan terkait berbagai potensi pelanggaran pemilu, seperti praktik politik uang, larangan kampanye di lingkungan sekolah, serta maraknya penyebaran hoaks dan disinformasi di media sosial.

Fauzan Hadi menambahkan bahwa Bawaslu berharap para pelajar tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas dan berintegritas, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi demokrasi di lingkungan masing-masing.

“Kami berharap setelah kegiatan ini, para siswa dapat menularkan nilai-nilai demokrasi yang jujur dan adil kepada teman, keluarga, dan masyarakat sekitar,” katanya.

Melalui program pengawasan partisipatif di lingkungan pendidikan, Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi secara berkelanjutan di sekolah-sekolah lain sebagai bagian dari upaya membangun budaya demokrasi yang sehat dan berintegritas sejak usia dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *